5 Ilmu Dasar Trading Forex yang Perlu Anda Ketahui

Trading menjadi salah satu instrumen penting dalam pasar keuangan karena mampu menghasilkan keuntungan dalam jumlah fantastis. Jenis trading yang mungkin sering Anda dengar adalah trading Forex. Trading Forex sendiri merupakan perdagangan mata uang asing. Namun, untuk bisa berhasil dalam melakukan trading Forex, Anda perlu memahami, bahkan menguasai ilmu dasar trading Forex.

Trading Forex biasanya dilakukan melalui market maker atau yang dikenal dengan broker Forex. Sebelum datang ke broker Forex, pastikan ilmu dasar Anda cukup, agar mudah mengikuti arahan yang ada. Untuk Anda para pemula, Anda jangan khawatir. Karena di bawah ini akan dijelaskan mengenai  ilmu dasar trading Forex. Disimak baik-baik, ya!

5 Ilmu Dasar Trading Forex

Bagi Anda yang masih  pemula dalam aktivitas  trading Forex, berikut ini adalah dasar-dasar trading Forex yang harus Anda pahami.  Diantaranya:

1. Memahami Aturan Perdagangan Valas

aturan perdagangan valas

Karena trading Forex merupakan aktivitas jual beli mata uang asing atau yang dikenal dengan istilah valas, maka Anda harus hati-hati dalam menjalankan peran sebagai trader. Memahami aturan perdagangan valas adalah hal dasar yang pertama. Bukan hanya itu saja, Anda juga harus memahami istilah kata dalam trading forex sebagai pemula.

Dalam perdagangan valuta asing, mata uang yang diperjualbelikan biasanya berupa pasangan. Contohnya, USD berpasangan dengan Euro, apabila “menjual” atau sell berarti “jual Euro dan beli Dollar secara bersamaan”. Sebaliknya, “membeli” atau buy artinya “beli Euro dan jual Dollar di waktu yang bersamaan”.

Contoh pola di atas membuat pedagang valuta asing dapat memperoleh keuntungan. Baik saat mata uang melemah, maupun menguat. Memahami masing-masing aturan dalam perdagangan valuta asing sangat penting, terutama dalam membangun sebuah kerjasama, yang dapat membantu pedagang dalam melakukan perdagangan yang menguntungkan.

2. Cari Waktu Terbaik

Pasar perdagangan Forex dibuka selama 24 jam sehari, dan 5 hari dalam satu minggu. Waktu buka pasar ini sangat menyenangkan bagi para trader, karena trader dapat melakukan trading non-stop, serta peluang untuk melipatgandakan keuntungan bisa dilakukan kapanpun.

Namun penting bagi Anda yang masih belajar ilmu dasar trading Forex, bahwa trik pemilihan waktu untuk berdagang harus diutamakan. Pada dasarnya, memang mirip dengan pasar umum lainnya. Dimana ada waktu dimana ramai pengunjung, namun terkadang juga akan mengalami kondisi yang sepi.

Kapan waktu terbaik untuk berdagang? Tentu saja ketika pasar ramai pengunjung. Ada hari atau bulan tertentu, dimana pengunjung sangat ramai. Misalnya saat hari besar. Anda dapat menyesuaikan perdagangan dengan karakter waktu trading Forex, agar mendapatkan keuntungan maksimal dari perdagangan Anda.

Dalam trading Forex, waktu pasar dibagi menjadi 4 perdagangan utama, yaitu sesi Sydney, Tokyo, London dan New York. Trader manfaatkan dari pembagian waktu adalah, ketika pada waktu suatu pasar tutup, pasar lain sedang atau masih buka. Ketika lebih dari satu pasar sedang buka, maka jumlah transaksi perdagangan akan lebih besar.

waktu trading forex terbaik

Baca Juga : Inilah Time Frame Terbaik Untuk Trading Forex, Mudah Banget!

3. Pahami Tren

Selain waktu yang tepat, Anda juga perlu memahami tren yang sedang terjadi untuk ilmu dasar trading Forex. Trik terbaik dalam bertransaksi adalah dengan melakukan transaksi yang mengikuti arus tren (trend follower).

Singkatnya, apabila tren sedang naik, maka sikap paling aman adalah “membeli” atau buy. Sedangkan apabila tren sedang turun, maka sebaiknya Anda mengambil tindakan “menjual” atau sell.

Tren pada trading Forex secara garis besarnya dibagi menjadi 3, yaitu uptrend (bullish),downtrend (bearish) dan sideways (range bound). Untuk penjelasan lebih lanjut tentang 3 tersebut, Anda dapat menyimak ulasan berikut.

a) Uptrend (bullish)

pola candlestick bullish
Mengungkap Rahasia Forex oleh Frento T. Suharto

Uptrend adalah istilah untuk pasar yang sedang dalam keadaan harga naik. Tren ini dapat dilihat secara visual, yaitu ketika arah grafik atau candlestick menanjak dari kiri ke kanan.

Anda dapat melihat notasi P atau puncak dan L untuk lembah. Uptrend ditandai ketika posisi P atau puncak semakin tinggi, dari L atau lembah sebelumnya.

b) Downtrend (bearish)

pola candlestick bearish
Mengungkap Rahasia Forex oleh Frento T. Suharto

Downtrend adalah istilah untuk pasar yang sedang dalam keadaan harga turun. Tren ini dapat dilihat secara visual yaitu ketika arah grafik atau candlestick menurun dari kiri ke kanan.

Anda dapat melihat posisi P atau puncak semakin rendah dari P atau puncak sebelumnya. Artinya, indikasi downtrend adalah pergerakan harga yang membentuk puncak dan lembah yang lebih rendah, dibandingkan dengan sebelumnya.

c) Sideways (range bound)

pola candlestick sideways
Mengungkap Rahasia Forex oleh Frento T. Suharto

Ciri dari tren sideways adalah pergerakan yang datar dan statis. Dengan kata lain, harga tidak sedang dalam keadaan naik maupun turun. Tren ini dapat dilihat secara visual dengan grafik atau candlestick, ketika P atau puncak turun, dan L atau lembahnya tidak menurun, tetapi malah naik.

4. Pahami Manajemen Risiko

manajemen resiko trading forex

Ilmu dasar trading Forex yang keempat adalah memahami manajemen risiko di dalamnya. Seperti yang telah dijelaskan di  awal, bahwa trading Forex mungkin sangat menguntungkan, namun juga dapat merugikan Anda dalam jumlah yang besar. Kerugian di dalam trading Forex dapat berupa hilangnya sebagian, atau bahkan seluruh dana yang telah Anda investasikan.

Untuk mengetahui cara mengurangi atau meminimalisir risiko dalam trading Forex, Anda perlu belajar manajemen risiko. Di dunia investasi, berlaku suatu hukum mengenai, apabila sebuah investasi menjanjikan return besar, maka investasi tersebut juga memiliki risiko yang sama besarnya.

Perlu diketahui, rumor negatif tentang Forex adalah ketika melakukan bisnis Forex tanpa mengetahui analisis, berarti Anda melakukan perjudian. Sementara yang sudah Anda ketahui, bahwa ujung dari perjudian adalah kerugian. Banyak trader pemula yang mengalami loss dengan besar, namun  baru menyadarinya kemudian. Karena itu, Anda juga perlu mengetahui strategi trading forex yang aman dan profitable.

Ada 6 istilah dalam strategi manajemen risiko di dalam ilmu dasar trading Forex. Diantaranya:

  • Cut loss

Cut loss artinya Anda menutup posisi yang merugi, karena harga bergerak berlawanan untuk menghindari kerugian yang lebih besar. Strategi ini merujuk pada kondisi, saat Anda harus menjual saham pada harga jual yang lebih rendah, dibandingkan dengan harga beli.

  • Switching

Mirip dengan cut loss, switching adalah keputusan dimana setelah menutup posisi yang merugi, Anda membuka posisi baru, dengan arah yang sama, pada pergerakan harga pasar. Contohnya, Anda menutup pada 1.670, kemudian membuka sebuah posisi baru atau open sell. Karena harga yang cenderung turun.

  • Locking

Tindakan locking diambil, ketika Anda dalam keadaan floating profit/loss. Supaya kerugian yang lebih besar dapat berkurang dan mempertahankan keuntungan, maka Anda mengambil tindakan mengunci kerugian atau keuntungan tersebut dengan posisi yang berlawanan dengan posisi pertama.

  • Averaging

Averaging adalah suatu tindakan mengulangi posisi Forex yang sama, pada saat Anda dalam keadaan floating loss. Dimana posisi pertama dibiarkan terbuka. Di sini, stop loss sangat berguna untuk membatasi, serta memperbaiki ilmu trading Anda.

  • Exit target

Exit target merupakan tingkat harga, dimana Anda ingin menutup suatu posisi saat mendapatkan sejumlah profit tertentu. Exit target juga dikenal dengan sebutan take profit, atau biasanya disingkat dengan TP.

  • Order stop-loss

Strategi ini diperlukan untuk membatasi potensi kerugian yang mungkin terjadi. Lebih jelasnya, yaitu jika market bergerak melawan posisi Anda, dengan cara menjamin suatu posisi dilikuidasi secara otomatis, pada harga yang telah diperkirakan.

Baca Juga : Wajib Diperhatikan! Inilah Indikator yang Bagus untuk Trading Forex

5. Temukan Broker yang Tepat

broker forex yang terdaftar di bappebti

Setelah mempelajari 4 Ilmu dasar trading forex di atas, Anda perlu mencari perantara atau broker yang tepat sebagai perantara bagi para trader untuk dapat terhubung langsung dengan pasar. Salah satu ciri dari sebuah broker terpercaya adalah memiliki izin sah. Pengecekan izin dapat dilakukan pada Badan Pengawas Perdagangan Berjangka Komoditi (Bappebti).

Salah satu dampak dan mimpi buruk yang akan Anda terima adalah, apabila Anda memilih broker yang tidak bertanggung jawab. Dimana risiko hilangnya uang investasi yang Anda setorkan secara lebih besar dan tidak terduga bisa saja terjadi. Jadi, sebagai pemula, Anda harus lebih teliti dan hati-hati

Ulasan di atas adalah 5 ilmu dasar trading forex yang perlu Anda ketahui, sebelum mulai mencoba memasuki pasar. Memahami aturan perdagangan valas, mencari waktu terbaik berdagang trading Forex, memahami tren, memahami manajemen risiko dan menemukan broker yang tepat hanya ilmu dasar. Anda bisa belajar lebih banyak lagi. Semoga ulasan di atas dapat membantu. Terima kasih.

Check Also

aplikasi trading forex terbaik untuk pemula

5 Aplikasi Trading Forex Terbaik untuk Pemula

Karena kepopulerannya, rasanya mungkin akan sedikit tertinggal zaman, jika Anda tidak ikut mencoba untuk bermain …